June 2012
0 posts
Angka pagi ini
Diberikan list nama temen-temen seangkatan
“oh, saya sekelompok sama x, y, z, a, b, c, d”.
“siapa ya dosennya?”
“eh, pak Biru”
“Dosen baru ya?”
mulai aneh
seseorang ngomong:
“iya, ini pembagian kelompok studio AR4000”
…
“EH?!”
Kemudian jam 06.00 pagi di ruang keluarga, cuci muka. Masih deg-degan.
Eh?
Customer Service: Ada lagi yang bisa dibantu?
Saya: ga ada, terima kasih ya (berdiri mau pergi)
Customer Service: Maaf Mas bisa minta tolong di tekan tombol kepuasannya?
Saya: Eh?
Customer Service: ... Silakan Mas (menunjuk ke sebuah alat di atas meja)
Saya: oh... iya.. (menekan alat survey kepuasan pelanggan yang pilihannya: kecewa, puas, atau sangat puas)
May 2012
8 posts
(Tidak / Belum) Mampu Menerima
Bisa jadi yang terburuk adalah saat orang lain — termasuk teman, tidak mampu menerima, tidak menyukai, tidak nyaman akan karakter, sifat dan sikap kita. Karena saat itulah kita berhasil dibuat tidak nyaman juga dengan karakter kita tersebut. Sebab apa yang mampu diterima oleh orang lain adalah yang mampu membuat kita tetap maju. Mungkin ada yang acuh dan tetep hajar sambil maju, sementara...
Perasaan adalah perasaan, meski secuil, walau setitik hitam di tengah lapangan...
– Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye (via bramantyomargono)
April 2012
5 posts
Before you "assume" try this crazy scientific...
Jukstaposisi
Setelah sekian lama tidak datang, maka malam ini ia datang
‘Terima kasih’
‘Untuk apa? aku tidak pernah memberi?’
‘Bukan, tapi untuk menerima’
‘Hari ini aku tidak menerima mu’
‘Bukan, tapi setahun ini hingga kemarin’
‘Maaf..’
‘Untuk apa?’
‘Membuatmu jatuh pada ribaanku’
‘Tidak masalah,...
Infiradi
.. dan jarang-jarang saya masih terjaga hingga pukul tiga pagi menulis di gedung arsi. Kali ini menulis menjadi pilihan tepat disaat banyak yang harus ditumpahkan, meski halaman situs tidak bisa menanggapi sebaik teman.
Getas adalah kata yang sedikit banyak cocok untuk menggambarkan keadaan orang-orang empat minggu belakangan, begitulah contoh majas totem pro parte.
Seolah semuanya bertamu di...
Kelahiran Raja
Lahirlah matahari-matahari baru yang membahana, menunggangi punggung-punggung gunung, mengudara prahara. Saat ia di puncak bukit, seorang tukang kayu mengayun-ayunkan kapak pada pohon tua yang membunyikan sendi-sendi kaku dibalik lipatan kulit, seperti nyawa bukan apa-apa kecuali kembali pada kubur istrinya. Kemudian ia turun selangkah dua langkah hingga ia menemukan anak kecil melongok pada...
March 2012
12 posts
Ilustrasi
..kemudian ia sadar semua pandangan-pandangan manusia akan kesempurnaan dunia tertuang dalam ilustrasi yang dibuat mereka sendiri.. hingga saatnya Ia mengguncangkan sedikit kebodohan mereka dari kepala-kepala yang belum terisi emas dan tembaga..
Manusia itu memang tempatnya salah.
Tamu Istimewa
Sesekali awan memberi kabar baik untuk semut pada rerumput, dan air hujan turun ringan memastikan. Tuhan sudah datang pada sarang-sarang mereka mengetuk pintu belakang, pelayan memintanya duduk menanti semut pada rerumput. Dan pada penghujung hari, seisi sarang gempar sebab air yang mereka panen tidak membawa kesenangan pada mereka seperti tamu yang pulang cepat tadi petang.
Peran
Teruntuk para despot dan bigot yang hinggap seperti lalat. Beberapa telah menurunkan kepal, menanti belas kasih dari hati anda semua, itu pun kalau punya. Berjuta masih mengacungkan tombak, pisau, golok, balok kayu, batu, apapun yang nyaman digenggam sambil mengaduh, dan saya tidak mengerti untuk siapa.
Sementara rambut bocah diluar sana mulai memerah kepanasan, bapak emak sedang mencari makan,...
Sanggup Berapa
Di parkir D'Kiosk Dago, sedang di mobil Fadhil mencari parkir.
Fadhil: Mas ada parkir kosong?
Mas-mas Parkir: oh ada, paling parkir paralel mas
Fadhil: kalo parkir paralel emang bayarnya jadi berapa?
Konsep?
Diba : Clar lo akan bikin apa buat besok?
Clara : Malam ini........... Bikin anak!
the 'F' word
Ajaib masanya, saat orang-orang mendobrak diri untuk sesuatu atau seseorang yang dianggap penting untuknya. Mungkin pemikiran seperti itu kolot, sok heroik ala film-film layar lebar. Apalagi terlalu banyak berbuat untuk orang lain sampai melupakan diri sendiri, bagi beberapa orang cuma menyusahkan, atau berlebihan, atau mungkin juga memalukan karena harga dirinya ketinggian. Tapi bagi saya ajaib...
February 2012
1 post
Buah apel, pohon apel
Skenario iklan ala pasta gigi pepsodent itu tidak pernah terjadi. Begitu juga dengan obrolan-obrolan menyenangkan atau bertemunya mata lebih dari 5 detik dengan orang yang harusnya jadi tempat pulang.
“Mungkin beliau-beliau ini lebih nyaman dengan si sulung atau si bungsu”.
Harusnya sih memang jangan mudah percaya dengan pikiran yang berbuah kata mungkin. Sebab, yang seperti itu...
January 2012
28 posts
Puisi Terakhir Soe Hok Gie
Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah
ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di wiraza
Tapi aku ingin menghabiskan waktu ku disisi mu sayang ku
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mandala wangi Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danang
Ada bayi-bayi yang lapar di Biafra
Tapi aku ingin...
Tiap-tiap pandang tertuju pada gerimis yang dirindu. Aku ingin pulang dimana pun tempatnya keluargaku.
Pada Surat Kabar
Di tengah kota
pagi ini ditemukan onggokan harapan rakyat
ia mati sehabis berbincang dengan malam tentang masa depan
terlalu banyak bicara
menyalahkan waktu dan malam yang mendatangkan esok.
Tapi ia tak mati digenggam malam
harapan, dicekik kepentingan manusia kerah putih pada gang-gang kotak kaca di kota itu
kemarin malam.
Maklum Lupa
Bimbim: X ga dateng rapat gara-gara lagi nyari kosan
Tri: Wah parah kok izin buat nyari kosan sih
Lioner: Wah parah, masa lupa dimana kosan sendiri
Mungkin jenis baru
Seseorang: (menyanyi lagu polisi-polisi mau lewat) .... ingin buah dimulai dengan huruf M
Fadhila: MADU!
Gampang
Akbar: Tuh om bisa ga, bikin yang kaya gitu (stop motion film)
Saya: Bisa-bisa, tapi lama, bisa setahun, bisa dua tahun
Juli: Waduh, gampangan bikin janin dong
Kita mulai semua dengan tidak saling kenal, hingga kemudian saling kenal, sampai...
– apa nih?
dan kita mesti sadar bahwa banyak manusia yang tidak sempat memikirkan hatinya...
Sesederhana Teman Dekat
Jadi manusia itu rumit. Di beri aksi A, reaksinya tidak selalu B. Yang satu di colek marah, yang itu dicolek senang, yang lain dicolek ngomong ‘maaf mas siapa ya?’.
Tapi segimanapun rumitnya manusia, kita pasti butuh yang namanya manusia lain, makanya ada yang namanya teman atau sahabat, kekasih juga termasuk, meski sedikit banyak agak berbeda.
Mereka yang sudah bertemu dengan orang...
Seperlima Abad
Ada puluhan kalimat serius nan berbobot yang biasa dilontarkan oleh beberapa teman dekat saya. Ga kalah hebat, ratusan kalimat becandaan juga keluar masih dari mulut yang sama. Bak sebuah menu, diantara kalimat-kalimat becandaan itu ada hidangan spesial yang biasa jadi langganan saya.
Menu yang satu ini bahan utamanya, adalah kata-kata kunci berbau keterpurukan menjadi jomblo romantisme tidak...